
Emas (XAU/USD) melanjutkan penurunan pada hari Selasa(28/10) karena investor beralih dari aset safe haven di tengah sentimen risk-on yang kembali muncul. Pada saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan di kisaran $3.925, turun hampir 1,3% hari ini, setelah sempat merosot di bawah level $3.900, menandai level terendahnya dalam tiga minggu.
Suasana risk-on didukung oleh optimisme seputar potensi gencatan senjata perdagangan AS-Tiongkok, dengan perhatian tertuju pada pertemuan mendatang antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang dijadwalkan pada hari Kamis di sela-sela KTT APEC di Korea Selatan.
Logam mulia ini kini telah terkoreksi sekitar 10% dari level tertinggi sepanjang masa minggu lalu di $4.381, karena para pedagang terus membukukan keuntungan dan menyeimbangkan kembali portofolio setelah kenaikan yang bersejarah. Penurunan ini mencerminkan fase koreksi yang sehat, dengan beberapa investor melakukan reposisi menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) yang akan diumumkan pada hari Rabu.
Pasar hampir yakin bahwa The Fed akan memangkas suku bunga untuk kedua kalinya setelah penurunan seperempat poin pada bulan September, yang pertama sejak Desember 2024. Namun, dengan pemangkasan suku bunga yang sebagian besar sudah diperhitungkan, fokus akan tertuju pada pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell. Nada dovish dapat menghidupkan kembali permintaan logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil dengan memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut, sementara kecenderungan hawkish dapat membatasi momentum kenaikan dan menjaga Emas tetap tertahan di dekat level terendah baru-baru ini.(alg)
Sumber: FXstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...